Shamanisme Pada Tokoh Yuta Okkotsu Dalam Anime Jujutsu Kaisen 0: The Movie Karya Gege Akutami

Authors

  • Cahyaning Dewi Sekarningtyas Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Endang Poerbowati Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.30996/uncollcs.v4i1.6187

Keywords:

Film anime, Shamanisme, Yuta Okkotsu, Psikologi Sastra

Abstract

Skripsi ini menganalisis shamanisme pada karakter Yuta Okkotsu dalam Jujutsu Kaisen 0: The Movie karya Gege Akutami. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi elemen shamanisme yang terlihat dalam perjalanan emosional dan spiritual Yuta, yang terikat dengan kutukan roh Rika Orimoto. Dengan pendekatan psikologi sastra, skripsi ini menggali peran Yuta sebagai perantara antara dunia manusia dan dunia roh, yang mencirikan praktik shamanisme. Shamanisme yang melibatkan komunikasi dengan dunia spiritual, digunakan sebagai landasan teori untuk memahami bagaimana Yuta mengelola kekuatan roh Rika. Ketegangan antara dunia manusia dan gaib yang dialami Yuta mencerminkan peran shaman dalam menjembatani kedua dunia tersebut. Melalui ikatannya dengan Rika, Yuta menjalani proses penyembuhan, penebusan, dan transformasi spiritual yang mencerminkan perjalanan seorang shaman dalam mengatasi konflik batin dan menguasai dirinya. Penelitian ini juga mengeksplorasi konsep shamanisme dalam hubungan Yuta dan Rika, serta peran Yuta sebagai penyembuh. Secara keseluruhan, skripsi ini menunjukkan bagaimana Jujutsu Kaisen 0: The Movie menggabungkan elemen shamanistik dalam narasinya, memberikan pemahaman lebih dalam mengenai perkembangan karakter Yuta dan makna spiritual dalam cerita tersebut.

References

Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi revisi). Jakarta: Rineka Cipta.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.

Endraswara, S. (2013). Metodologi penelitian sastra: Epistemologi, model, teori, dan aplikasi. Yogyakarta: Caps.

Freud, S. (1923). The ego and the id. London: Hogarth Press.

Hikmat, M. H. (2018). Kajian budaya dan media populer Jepang. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Kusuma, R. P. (2019). Analisis karakter tokoh utama dalam film A Silent Voice menggunakan teori psikoanalisis Sigmund Freud. Jurnal Psikologi, 12(1), 55–68.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.

Napier, S. J. (2001). Anime from Akira to Princess Mononoke: Experiencing contemporary Japanese animation. New York, NY: Palgrave Macmillan.

Napier, S. J. (2007). From impressionism to anime: Japan as fantasy and fan cult in the mind of the West. New York, NY: Palgrave Macmillan.

Nurgiyantoro, B. (2007). Teori pengkajian fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Ratna, N. K. (2003). Paradigma sosiologi sastra: Budaya, dan realitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sugiyono. (2015). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Wade, C., & Tavris, C. (2007). Psychology (8th ed.). Upper Saddle River, NJ: Pearson Education.

Wellek, R., & Warren, A. (1993). Theory of literature. San Diego, CA: Harcourt Brace Jovanovich.

Winkelman, M. (2010). Shamanism: A biopsychosocial paradigm of consciousness and healing (2nd ed.). Santa Barbara, CA: Praeger.

Downloads

Published

2025-10-09

How to Cite

Sekarningtyas, C. D., & Poerbowati , E. . (2025). Shamanisme Pada Tokoh Yuta Okkotsu Dalam Anime Jujutsu Kaisen 0: The Movie Karya Gege Akutami. Proceeding of Undergraduate Conference on Literature, Linguistic, and Cultural Studies, 4(1), 564 - 574. https://doi.org/10.30996/uncollcs.v4i1.6187