Strategi Publik Relation Disparbud Kabupaten Lamongan Dalam Mengenalkan Batik Sendang Duwur Sebagai Ikon Pariwisata
Kata Kunci:
Public Relations, Batik Sendang Duwur, Disparbud Lamongan, strategi komunikasi, ikon wisataAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Public Relations (PR) Dinas Pariwisata
dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Lamongan dalam mengenalkan Batik Sendang
Duwur sebagai ikon pariwisata daerah. Permasalahan utama yang diangkat adalah rendahnya
eksposur Batik Sendang Duwur dibandingkan potensi budaya dan nilai historis yang
dimilikinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif,
melalui wawancara mendalam, observasi, serta dokumentasi pada Disparbud dan para
pengrajin Batik Sendang Duwur di Desa Sendang Duwur, Kecamatan Paciran. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa strategi PR Disparbud meliputi tiga aspek utama: (1) strategi
komunikasi melalui publikasi, edukasi budaya, pameran, dan event; (2) kolaborasi dengan
pengrajin, komunitas budaya, dan media; dan (3) upaya membangun citra budaya melalui
pendekatan komunikasi dua arah (two-way symmetrical model). Temuan menunjukkan
bahwa meskipun beberapa program promosi telah berjalan, efektivitasnya masih terkendala
keterbatasan intensitas promosi, pemanfaatan media digital, dan kurangnya inovasi konten
visual. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa strategi PR perlu diperkuat melalui
pengembangan narasi budaya, digital branding, dan kemitraan berkelanjutan.