Oversharing Kisah Cinta Di Whatsapp Stories: Studi Fenomenologis Tentang Ekspresi Diri Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya

Penulis

  • Inggil Drajad Prameyswari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Merry Fridha Tri Palupi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Wahyu Kuncoro Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Kata Kunci:

oversharing, whatsapp stories, ekspresi diri, communication privacy management, self disclosure

Abstrak

Fenomena oversharing di media sosial semakin sering terjadi pada generasi muda, termasuk mahasiswa. Studi ini bertujuan untuk memahami pengalaman mahasiswa Ilmu Komunikasi UNTAG Surabaya dalam mengekspresikan diri melalui oversharing kisah cinta di fitur WhatsApp Stories. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis dengan teori Communication Privacy Management (Petronio, 2002) dan konsep self disclosure (Altman & Dalmas Taylor, 1973). Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap tiga mahasiswa aktif yang melakukan oversharing kisah cinta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan oversharing dilakukan sebagai bentuk ekspresi emosional, pelampiasan perasaan, serta strategi membangun citra iri di ruang digital semi privat. Meskipun mahasiswa memahami risiko privasi, kebutuhan untuk mendapatkan validasi sosial dan dukungan emosional membuat mereka tetap melakukan oversharing. Penelitian ini menyimpulkan bahwa oversharing bukan hanya tindakan impulsif, tetapi juga bentuk komunikasi simbolik dan pengelolaan identitas diri. Studi ini memberikan kontribusi dalam memahami dinamika komunikasi interpersonal digital di kalangan mahasiswa.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-01-27