Sosial Dalam Musik Video “Bunga Dan Tembok” (Analisis Semiotika Roland Barthes)

Penulis

  • Diva Kagum Sadewa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Novan Andrianto Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Widiyatmo Ekoputro Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Kata Kunci:

Kritik, Musik Video, Semiotika

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna kritik sosial yang terdapat dalam musik video “Bunga dan Tembok” karya Fajar Merah melalui pendekatan semiotika Roland Barthes. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan teknik analisis data melalui tahapan denotasi, konotasi, dan mitos pada setiap elemen visual, simbol, serta narasi di dalam musik video. Hasil penelitian menunjukkan bahwa musik video ini menyampaikan kritik sosial berlapis terhadap isu ketidakadilan, penindasan, pembungkaman, dan pelanggaran HAM yang terjadi di Indonesia, khususnya terkait sejarah Orde Baru dan era reformasi. Simbol-simbol seperti bunga, tembok, tangan, alat berat, kawat berduri, dan poster “hilang” menggambarkan perjuangan rakyat, suara keadilan, serta represi negara yang divisualisasikan secara kritis dan emosional. Penelitian ini menjadi kontribusi bagi pengembangan kajian komunikasi visual, sastra, dan budaya populer, khususnya dalam analisis pesan kritik sosial melalui karya audio-visual berbasis teori semiotika Barthes.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-01-27