Analisis Resepsi Pengunjung Di Coffeshop Jokopi Dinoyo Terhadap Konten Fashion Jaden Bahtera

Penulis

  • Fahmi Januar Fahrezy Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Jupriono Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Moh. Dey Prayogo Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Kata Kunci:

resepsi audiens, influencer, fashion, TikTok, Coffeeshop Jokopi Dinoyo

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis resepsi pengunjung Coffeeshop Jokopi Dinoyo
Surabaya terhadap konten fashion Jaden Bahtera di TikTok. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif deskriptif dengan paradigma konstruktivistik. Data primer diperoleh
melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap pengunjung yang aktif
menggunakan TikTok, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur, jurnal, dan
dokumentasi media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengunjung tidak memaknai
konten fashion Jaden Bahtera secara seragam. Berdasarkan teori resepsi Stuart Hall, ditemukan
tiga pola pemaknaan audiens, yaitu dominant-hegemonic, negotiated, dan oppositional.
Sebagian informan berada pada posisi dominan dengan menerima dan menjadikan gaya
berpakaian Jaden sebagai referensi utama dalam membentuk identitas visual. Sebagian lain
berada pada posisi negosiasi dengan mengadaptasi gaya Jaden sesuai kenyamanan, kondisi
ekonomi, dan karakter pribadi. Sementara itu, sejumlah informan berada pada posisi oposisi
dengan menolak meniru gaya tersebut karena dianggap tidak sesuai dengan selera dan nilai
personal. Konten fashion Jaden Bahtera tidak hanya dikonsumsi sebagai hiburan, tetapi juga
dipahami sebagai referensi visual dalam menentukan kombinasi warna, siluet, dan gaya
berpakaian. Ruang coffeeshop berfungsi sebagai arena sosial tempat audiens menampilkan dan
mempraktikkan identitas digital yang dipengaruhi media sosial. Temuan ini menunjukkan
bahwa audiens bersifat aktif dalam menafsirkan pesan media dan menjadikan media sosial
sebagai bagian penting dalam pembentukan gaya hidup dan preferensi fashion. Dengan
demikian, penelitian ini menegaskan bahwa pengaruh influencer di TikTok bekerja melalui
proses interpretasi yang kompleks dan kontekstual, di mana audiens berperan sebagai subjek
aktif dalam mengonstruksi makna dan praktik gaya hidup mereka.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-01-27