Dinamika Komunikasi Organisasi Dalam Membangun Solidaritas Anggota Komunitas Pataga Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Kata Kunci:
Komunikasi Organisasi, Komunikasi Nonverbal, empati, SolidaritasAbstrak
Penelitian ini membahas dinamika komunikasi organisasi dalam membangun solidaritas anggota selama kegiatan pendakian pada komunitas pendaki gunung PATAGA Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana komunikasi organisasi, khususnya komunikasi nonverbal dan empati, berperan dalam memperkuat solidaritas anggota pada situasi lapangan yang penuh tantangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi kegiatan pendakian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi organisasi di PATAGA tidak hanya berlangsung secara verbal, tetapi juga sangat bergantung pada komunikasi nonverbal seperti isyarat tangan, ekspresi wajah, dan tindakan saling membantu. Selain itu, empati antaranggota muncul sebagai respons terhadap kondisi fisik dan emosional rekan pendaki, yang diwujudkan dalam bentuk kepedulian, dukungan, dan kerja sama. Dinamika komunikasi tersebut membentuk solidaritas sosial yang ditandai oleh rasa saling percaya, kebersamaan, dan tanggung jawab kolektif selama pendakian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi nonverbal dan empati merupakan unsur penting dalam membangun solidaritas organisasi pada konteks kegiatan pendakian.