Analisis Isi Komentar Instagram Terhadap Persepsi Publik Tentang Roblox Dan Isu Predator Seksual Anak
Kata Kunci:
Analisis Isi, Presepsi publik, Roblox, Predator seksual, Child GroomingAbstrak
Penelitian ini bertujuan mengkaji secara sistematis persepsi publik mengenai Roblox sebagai
sarang predator seksual dan praktik child grooming dengan menganalisis komentar warganet
pada unggahan akun Instagram @ikmahr. Pendekatan yang digunakan adalah analisis isi
kuantitatif dengan rujukan pada konsep analisis isi Bernard Berelson yang menekankan
pendeskripsian pesan secara sistematis, objektif, dan kuantitatif. Populasi penelitian terdiri atas
2.600 komentar pada reels yang membahas isu predator seksual dan Roblox, dengan sampel 96
komentar yang diperoleh melalui rumus Slovin dan teknik pengambilan sampel acak
sederhana. Temuan menunjukkan bahwa sentimen negatif menjadi corak dominan dalam
persepsi publik, terutama pada kategori emosi negatif (28,13%), disusul kategori rasa cemas
(11,46%), sementara komentar informatif sebagai bagian dari sentimen netral menempati
(12,5%) dari total komentar. Sentimen positif yang tercermin dalam bentuk apresiasi terhadap
konten edukasi, penyebutan alternatif gim yang dinilai lebih aman, harapan akan perlindungan
anak, serta respons positif lainnya muncul dengan proporsi lebih kecil, sekitar 9–10% pada
masing-masing kategori. Hasil ini mengindikasikan bahwa Roblox secara luas dipersepsikan
sebagai platform dengan tingkat risiko tinggi terhadap keamanan anak, khususnya karena
peluang pemanfaatan fitur interaksi dan chat dalam gim oleh predator seksual. Penelitian ini
merekomendasikan penguatan literasi digital dalam keluarga, optimalisasi fitur pengawasan
seperti parental control, serta perbaikan kebijakan dan mekanisme perlindungan anak pada
platform gim daring.