POLA KOMUNIKASI VERBAL PADA GEN Z SURABAYA DARI KELUARGA BROKEN HOME: KAJIAN PERSPEKTIF TEORI INTERAKSIONISME SIMBOLIK

Penulis

  • Lefrant Oriville Bartolomeus Albertus Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • A.A.I Prihandari Satvikadewi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Bambang Sigit Pramono Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Kata Kunci:

Broken Home, Gen z, Pola komunikasi

Abstrak

Broken Home merupakan istilah yang diberikan untuk menunjukan fenomena yang terjadi didalam lingkungan keluarga. yang mana keluarga sudah tidak lagi berjalan sesuai dengan harapan dan ekspektasi. Broken home sendiri bukan hanya membahas mengenai perceraian namun juga membahas mengenai masalah – masalah seperti KDRT, kurangnya peran orang tua dan lain – lainnya. Broken home sendiri sangat memberikan dampak bagi keluarga salah satunya adalah Pola komunikasi yang terjadi didalam keluarga. Dalam penelitian ini peneliti akan fokus mencari tahu bagaimana penggunaan pola komunikasi verbal pada Gen Z di surabaya dari keluarga broken home dengan menggunakan perspektif teori interaksionisme simbolik. Dalam penelitian ini akan fokus melihat sudut pandang anak terhadap dampak dan masalah broken home yang terjadi di dalam keluarganya yang nantinya akan berpengaruh pada pola komunikasinya. Dalam pengumpulan data peneliti menggunakan teknik wawancara dan observasi secara mendalam kepada subjek penelitian guna untuk mendapatkan jawaban secara mendalam. Data yang didapatkan nantinya akan diolah dalam bentuk tulisan atau kata – kata untuk menjawab rumusan masalah. Hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa pola komunikasi yang diterapkan gen z yang berasal dari keluarga broken home sangatlah beragam. Namun bisa disimpulkan bahwa penerapan pola komunikasi tertentu disebabkan feedback, kedekatan hubungan, dan pola komunikasi yang diterapkan oleh lawan bicara. 

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-07-24