KOMUNIKASI INTERPERSONAL GURU DALAM PEMBELAJARAN PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) DI SMPN 48 SURABAYA
Kata Kunci:
Komunikasi interpersonal, guru, teori interaksi simbolik, P5, pembelajaranAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk dan peran komunikasi interpersonal guru dan murid dalam pembelajaran Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMPN 48 Surabaya dengan menggunakan perspektif teori interaksi simbolik. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana komunikasi interpersonal guru dan murid berkontribusi terhadap pelaksanaan P5 dan bagaimana makna nilai-nilai Pancasila dikonstruksi melalui interaksi antara guru dan siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data yang dikumpulkan yaitu melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, dengan partisipan meliputi guru pelaksana P5, koordinator program, dan siswa kelas VII dan VIII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal guru mencakup berbagai strategi, antara lain penggunaan simbol verbal dan nonverbal dalam penyampaian materi projek, pendekatan personal terhadap siswa, sikap suportif dan empatik, serta keterbukaan dalam menerima pendapat siswa. Interaksi dua arah yang terbangun antara guru dan siswa memungkinkan terjadinya pemaknaan bersama atas nilai-nilai Pancasila yang diajarkan dalam kegiatan projek. Guru tidak hanya menyampaikan materi secara teoritis, tetapi juga memberikan keteladanan melalui tindakan nyata yang mencerminkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa komunikasi interpersonal guru memegang peranan penting dalam keberhasilan implementasi P5. Komunikasi yang suportif dan terbuka menciptakan suasana belajar yang nyaman, meningkatkan motivasi siswa, serta memperkuat proses internalisasi nilai-nilai Pancasila. Dengan demikian, komunikasi interpersonal menjadi elemen krusial dalam mencapai tujuan pembentukan karakter siswa yang diusung oleh Kurikulum Merdeka.