Manajemen Reputasi dalam Membangun Citra Brand “Sak Karepe” Melalui Program Special Event
Kata Kunci:
semiotika Roland Barthes, pesan moral, simbol, mitos, keluarga, filmAbstrak
Penelitian ini menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes untuk mengungkap pesan moral pada film Bila Esok Ibu Tiada tentang keluarga. Karena film ini menceritakan kisah yang kuat tentang dinamika keluarga, pengorbanan seorang ibu, dan pentingnya kasih sayang dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini meneliti simbol-simbol visual dan naratif film tersebut dan menguraikan makna denotatif, konotatif, dan menggunakan teori semiotika Roland Barthes. Adegan, percakapan, dan elemen visual yang mewujudkan gagasan keluarga menjadi fokus utama analisis. Menurut peneliti, film ini menciptakan keyakinan bahwa ibu adalah orang yang paling tidak mementingkan diri sendiri dan bahwa keluarga adalah inti dari prinsip-prinsip moral. Ruang keluarga, pelukan ibu, dan meja makan semuanya dilihat sebagai simbol perpaduan, kehangatan, dan ikatan emosional. Menurut peneliti, Bila Esok Ibu Tiada menggunakan bahasa simbolis dan mitologis yang kuat untuk menciptakan konstruksi budaya tentang tempat keluarga di masyarakat selain membangkitkan perasaan yang signifikan pada penonton. Diharapkan bahwa temuan ini akan meningkatkan penelitian tentang komunikasi visual dan pemahaman tentang bagaimana keluarga digambarkan dalam media populer.