Komunikasi dan Upaya Masyarakat Desa Semparu Menuju Desa Nol Sampah: Perspektif Komunikasi Lingkungan Partisipatif

Penulis

  • Dixie Salsananda Adipraja Universitas Mataram
  • Aurelius Rofinus Lolong Teluma Universitas Mataram
  • Yy Wima Riyayanatasya Universitas Mataram

Kata Kunci:

Komunikasi Lingkungan, Partisipasi Masyarakat, Pengelolaan Sampah, Desa Nol Sampah, Desa Semparu

Abstrak

Komunikasi lingkungan partisipatif berperan mendorong keterlibatan masyarakat, membentuk kesadaran kolektif, dan membangun dinamika sosial bagi keberhasilan program pengelolaan sampah. Namun, pengelolaan sampah di Indonesia, termasuk Nusa Tenggara Barat, masih menghadapi tantangan besar. Desa Semparu, Lombok Tengah, justru menunjukkan praktik pengelolaan sampah inovatif menuju desa nol sampah. Penelitian ini mengkaji penerapan komunikasi lingkungan partisipatif, berfokus pada kerangka DNA (Diversity, Network, Agency). Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, serta studi dokumentasi. Hasil menunjukkan praktik komunikasi di Desa Semparu melibatkan beragam aktor dan saluran, dengan pesan mencakup informasi operasional, kebijakan, hingga aspirasi warga. Analisis DNA mengidentifikasi potensi keberagaman aktor, jaringan komunikasi yang memerlukan penguatan dialogis, serta agency yang termanifestasi namun belum merata. Meski partisipasi mendorong perubahan perilaku, keberlanjutan program menghadapi hambatan struktural, psikologis, dan sosio-kultural. Temuan menggarisbawahi keberhasilan Desa Semparu sangat ditentukan oleh komunikasi partisipatif, namun optimalisasi elemen partisipasi menjadi kunci keberlanjutan nol sampah.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-07-24