Framing Media terhadap Peran Pecalang Dalam Pengamanan Adat dan Pariwisata di Bali

Penulis

  • Bayu Nata Negara Universitas Pendidikan Nasional Bali
  • Nuning Indah Pratiwi Universitas Pendidikan Nasional Bali
  • Ni Putu Yunita Anggreswari Universitas Pendidikan Nasional Bali

Kata Kunci:

Framing Media, Pecalang, Media dan Budaya, Komunikasi Pariwisata, Framing R. Entman

Abstrak

Pecalang merupakan petugas keamanan adat di Bali yang memainkan peran penting dalam menjaga ketertiban masyarakat, terutama di tengah berkembangnya pariwisata budaya. Representasi pecalang dalam media online dapat membentuk persepsi sosial publik melalui proses framing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis framing media terhadap peran pecalang dalam konteks pengamanan adat dan pariwisata di Bali. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskripsi dengan analisis framing model Robert N. Entman, yang mencakup empat elemen: mendefinisikan masalah, mendiagnosis penyebab, membuat penilaian moral, dan menyarankan solusi. Data diperoleh dari dua berita daring yaitu, Liputan6 (2023) dan Bali Express (2025). Hasil analisis menunjukkan bahwa Liputan6 membingkai pecalang dalam konteks konflik budaya dengan wisatawan asing, sementara Bali Express menampilkan pecalang sebagai aparat tanggap dalam menanggulangi tindakan kriminal. Kedua media merepresentasikan pecalang secara positif dan relevan, namun dengan fokus yang berbeda. Framing yang dilakukan media membentuk citra bahwa pecalang memberikan rasa aman dalam ruang publik pariwisata.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-07-24