STUDI PERBANDINGAN STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN YAMAHA DENGAN HONDA DI SURABAYA
Kata Kunci:
Komunikasi Pemasaran, Yamaha, HondaAbstrak
Persaingan industri sepeda motor di Surabaya semakin ketat, terutama antara dua merek besar, Yamaha dan Honda. Keduanya terus mengembangkan strategi komunikasi pemasaran untuk mempertahankan dan memperluas pangsa pasar di tengah dinamika kebutuhan dan preferensi konsumen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam terhadap pihak terkait. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, sementara analisis data dilakukan melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Honda lebih aktif menggunakan media sosial, influencer, serta membangun komunitas pengguna sebagai sarana komunikasi dan loyalitas konsumen. Sementara itu, Yamaha lebih menonjol melalui kegiatan promosi offline seperti event, sponsorship, dan pameran otomotif. Meskipun memiliki pendekatan yang berbeda, kedua merek sama-sama berupaya menciptakan kedekatan emosional dengan konsumen dan memperkuat citra merek. Honda dinilai lebih adaptif terhadap tren digital yang berkembang pesat di kalangan masyarakat perkotaan, terutama generasi muda. Temuan ini dapat menjadi masukan bagi pelaku industri otomotif dalam merancang strategi komunikasi pemasaran yang lebih efektif dan kontekstual, khususnya dalam menghadapi persaingan pasar lokal di wilayah perkotaan seperti Surabaya.