STUDI PERBANDINGAN STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN YAMAHA DENGAN HONDA DI SURABAYA

Penulis

  • Fadhilah Ilham Risnanda Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Maulana Arief Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Widiyatmo Ekoputro Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Kata Kunci:

Komunikasi Pemasaran, Yamaha, Honda

Abstrak

Persaingan industri sepeda motor di Surabaya semakin ketat, terutama antara dua merek besar, Yamaha  dan Honda. Keduanya terus mengembangkan strategi komunikasi pemasaran untuk mempertahankan dan  memperluas pangsa pasar di tengah dinamika kebutuhan dan preferensi konsumen. Penelitian ini menggunakan  metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, dan wawancara  mendalam terhadap pihak terkait. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, sementara analisis data  dilakukan melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  Honda lebih aktif menggunakan media sosial, influencer, serta membangun komunitas pengguna sebagai sarana  komunikasi dan loyalitas konsumen. Sementara itu, Yamaha lebih menonjol melalui kegiatan promosi offline  seperti event, sponsorship, dan pameran otomotif. Meskipun memiliki pendekatan yang berbeda, kedua merek  sama-sama berupaya menciptakan kedekatan emosional dengan konsumen dan memperkuat citra merek. Honda  dinilai lebih adaptif terhadap tren digital yang berkembang pesat di kalangan masyarakat perkotaan, terutama  generasi muda. Temuan ini dapat menjadi masukan bagi pelaku industri otomotif dalam merancang strategi  komunikasi pemasaran yang lebih efektif dan kontekstual, khususnya dalam menghadapi persaingan pasar lokal  di wilayah perkotaan seperti Surabaya. 

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-07-24