ANALISIS FRAMING KONFLIK ANTAR SUPORTER 30 MEI – 31 MEI 2024 PADA HARIAN DISWAY DAN CNN INDONESIA
Kata Kunci:
Media online, framing, suporter, sepak bolaAbstrak
Pemberitaan kericuhan antar suporter dalam final Championship Series Liga 1 2023/2024 antara Persib Bandung dan Madura United menjadi sorotan utama media, terutama konflik yang melibatkan Bonek dan Bobotoh di luar stadion. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana media Harian Disway dan CNN Indonesia membingkai peristiwa tersebut menggunakan model analisis framing dari Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki. Metode yang digunakan berupa analisis teks dengan fokus pada empat struktur framing: sintaksis, skrip, tematik, dan retoris, terhadap sepuluh artikel berita dari kedua media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Harian Disway cenderung membingkai konflik sebagai bentrok antar suporter dengan gaya penulisan lebih naratif dan variatif, sementara CNN Indonesia menonjolkan bentrokan antara Bonek dan aparat kepolisian, serta lebih dominan dalam penggunaan kutipan narasumber dan penekanan pada aspek hukum. CNN juga menggunakan paragraf pendek dan ilustrasi visual yang lebih banyak berupa gambar generik, sedangkan Disway menampilkan lebih banyak foto aktual peristiwa.