PEMANFAATAN INSTAGRAM DALAM MEMBANGUN CITRA MEREK ROYAL FRAGRANCE

Penulis

  • Maharani Ardiansyah Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Mohammad Insan Romadhan Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Nara Garini Ayuningrum Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Kata Kunci:

Instagram, Citra Merek, Media Richness Theory, Royal Fragrance

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana strategi Royal Fragrance dalam  memanfaatkan Instagram dalam membangun citra merek. Royal Fragrance merupakan brand  parfum lokal yang berkembang sejak 2020, menggunakan media sosial sebagai alat media  promosi pada tahun 2021. Instagram memungkinkan merek untuk membangun hubungan yang  lebih dekat dan personal dengan audiens. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif,  data diperoleh melalui wawancara sebagai data utama penelitian ini, observasi dengan cara  mengamati secara bertahap Instagram Royal Fragrance, dan dokumentasi berupa screenshoot gambar konten-konten yang dibutuhkan untuk memperkuat hasil observasi. Hasil penelitian ini  dianalisis menggunakan teori kekayaan media (Media Richness Theory) yang mencakup empat  kriteria: ultiple cues, feedback immediacy, language variety, dan personal source. Penelitian  ini menemukan bahwa Instagram dianggap oleh Royal Fragrance sebagai media yang kaya  karena mampu menyampaikan berbagai isyarat komunikasi, seperti teks, gambar, video, foto,  emoji, efek suara, dan interaksi langsung dengan pelanggan melalui komentar, direct massage (DM) dan kolaborasi dengan influencer. Hasilnya menunjukkan bahwa Instagram tidak hanya  berfungsi sebagai alat untuk mempromosikan bisnis, akan tetapi juga merupakan media yang  tepat untuk menciptakan identitas merek yang kuat, menarik, dan mudah diingat oleh  konsumen. 

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-07-24