PEMANFAATAN INSTAGRAM DALAM MEMBANGUN CITRA MEREK ROYAL FRAGRANCE
Kata Kunci:
Instagram, Citra Merek, Media Richness Theory, Royal FragranceAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana strategi Royal Fragrance dalam memanfaatkan Instagram dalam membangun citra merek. Royal Fragrance merupakan brand parfum lokal yang berkembang sejak 2020, menggunakan media sosial sebagai alat media promosi pada tahun 2021. Instagram memungkinkan merek untuk membangun hubungan yang lebih dekat dan personal dengan audiens. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui wawancara sebagai data utama penelitian ini, observasi dengan cara mengamati secara bertahap Instagram Royal Fragrance, dan dokumentasi berupa screenshoot gambar konten-konten yang dibutuhkan untuk memperkuat hasil observasi. Hasil penelitian ini dianalisis menggunakan teori kekayaan media (Media Richness Theory) yang mencakup empat kriteria: ultiple cues, feedback immediacy, language variety, dan personal source. Penelitian ini menemukan bahwa Instagram dianggap oleh Royal Fragrance sebagai media yang kaya karena mampu menyampaikan berbagai isyarat komunikasi, seperti teks, gambar, video, foto, emoji, efek suara, dan interaksi langsung dengan pelanggan melalui komentar, direct massage (DM) dan kolaborasi dengan influencer. Hasilnya menunjukkan bahwa Instagram tidak hanya berfungsi sebagai alat untuk mempromosikan bisnis, akan tetapi juga merupakan media yang tepat untuk menciptakan identitas merek yang kuat, menarik, dan mudah diingat oleh konsumen.