GAYA KOMUNIKASI BARISTA BRAINCOFFEE DALAM MEMBANGUN ENGAGEMENT UNTUK MENCIPTAKAN LOYALITAS PELANGGAN

Penulis

  • Zyitha Berliana Pratiwi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Maulana Arief Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Beta Puspitaning Ayodya Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Kata Kunci:

Gaya Komunikasi, Barista, Engagement, Pelanggan

Abstrak

Saat ini gaya komunikasi barista merupakan elemen krusial dalam membangun Engagement  degan pelanggan di industri coffeeshop modern (Ardianto,2025). Dalam konteks coffeeshop,  barista menjadi komunikator yang harus menguasai kredibilitas pengetahuan produk,  kemampuan membangun hubungan emosional dengan pelanggan , dan kecakapan menjelaskan  aspek teknis kopi secara logis (Arikunto, S.2017). Penelitian ini menggunakan Teori Retorika  Carl Rogers karna sangat relevan untuk menganalisis gaya komunikasi barista BrainCoffee  karena pendekatannya yang berfokus pada person-centered communication selaras dengan  konteks penelitian ini. Rogers menekankan tiga elemen kunci dalam komunikasi efektif: empati  (kemampuan memahami perspektif orang lain), congruence (keaslian dalam berkomunikasi), dan  unconditional positive regard (penerimaan tanpa syarat terhadap lawan bicara) (Aulia, E., 2020).  penelitian ini mengajukan rumusan masalah: "Bagaimana gaya komunikasi barista Braincoffee  dalam membangun Engagement dengan pelanggan?" Rumusan ini berupaya mengidentifikasi  dan menganalisis strategi komunikasi retoris yang diterapkan barista Braincoffee, meliputi  penggunaan komunikasi edukasional, personalisasi interaksi, storytelling produk, dan integrasi  komunikasi offline, serta bagaimana strategi tersebut berkontribusi pada pembentukan  Engagement pelanggan. 

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-07-24