Strategi Komunikasi Pariwisata Melalui Festival Reog Dalam Upaya Memperkuat City Branding Ponorogo Sebagai Kota Wisata Budaya

Penulis

  • Firanda Yulicia Priyadi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Muchamad Rizqi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Fransisca Benedicta Avira Citra Paramita Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Kata Kunci:

Komunikasi Pariwisata, City Branding, Budaya Lokal, Reog

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi pariwisata yang diaplikasikan oleh Disbudparpora Kabupaten Ponorogo dalam upaya mempertahankan city branding melalui Festival Reog. Permasalahan yang diangkat adalah bagaimana festival budaya dapat memperkuat citra kota berbasis warisan budaya lokal di tengah tantangan modernisasi dan perubahan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Informan utama adalah Tini Fifiyantini dan informan kedua yaitu Ganang Arya Mahendra dari Disbudparpora, serta pelaku komunitas dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi penjenjangan festival Reyog, pelibatan aktif masyarakat dan komunitas, serta penguatan identitas visual dan promosi multiplatform menjadi kunci keberhasilan pelestarian budaya dan city branding Ponorogo. Spirit kebersamaan, nilai gotong royong, dan inovasi digital memperkuat partisipasi lintas generasi dan memperluas jangkauan promosi. Festival Reog yang merupakan salah satu rangkaian acara dalam Grebeg Suro tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga penggerak ekonomi lokal dan penguatan identitas kota. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa kolaborasi pemerintah, komunitas, dan generasi muda, didukung inovasi komunikasi, adalah fondasi utama keberlanjutan city branding berbasis budaya di Ponorogo.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-07-24