PENERAPAN INTERNET MARKETING INFLUENCER SEBAGAI BAGIAN INTEGRATED MARKETING COMMUNICATION PADA SEAFOOD BINTANG LIMA SURABAYA
Kata Kunci:
Seafood Bintang Lima Surabaya, IMC, Pemasaran Digital, Brand Awareness, Influencer MarketingAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan internet marketing influencer sebagai bagian dari Integrated Marketing Communication (IMC) pada Seafood Bintang Lima Surabaya. Penelitian menggunakan teori IMC dari Belch yang mencakup tujuh elemen utama: periklanan, promosi penjualan, hubungan masyarakat, penjualan pribadi, pemasaran media sosial, pemasaran langsung, dan pemasaran digital. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan leader, social media marketing, dan konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketujuh elemen IMC telah diterapkan secara strategis. Periklanan dilakukan melalui video kuliner yang dibuat oleh influencer. Promosi penjualan diwujudkan melalui kerja sama dengan influencer yang menyertakan kode diskon dan memanfaatkan momen viral. Hubungan masyarakat dibangun dengan pencitraan positif melalui media sosial. Penjualan pribadi tercermin dari interaksi langsung staf dalam layanan online. Pemasaran media sosial dijalankan dengan konten interaktif dan ulasan influencer untuk membangun loyalitas pelanggan. Pemasaran langsung dilakukan melalui Instagram untuk promosi dan pemesanan. Pemasaran digital mencakup penggunaan tagar populer, algoritma Instagram, dan kolaborasi dengan influencer. Kesimpulannya, strategi IMC Belch efektif dalam meningkatkan brand awareness, minat beli konsumen, serta membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan.