ANALISIS WACANA KRITIS TEUN A. VAN DIJK PADA BERITA KASUS KORUPSI SYAHRUL YASIN LIMPO DI METROTVNEWS.COM DAN MEDIAINDONESIA.COM
Kata Kunci:
Analisis Wacana Kritis, Teun A Van Dijk, Afiliasi Politik Media, isu korupsi, konstruksi realitasAbstrak
Penelitian ini membahas bagaimana afiliasi politik pemilik media memengaruhi independensi pemberitaan kasus dugaan korupsi yang melibatkan mantan Menteri Pertanian Indonesia, Syahrul Yasin Limpo (SYL), yang juga merupakan kader Partai NasDem. Fokus penelitian diarahkan pada dua media daring, yaitu Metrotvnews.com dan Mediaindonesia.com, yang keduanya berada di bawah naungan Media Group milik Surya Paloh—tokoh politik dan Ketua Umum Partai NasDem. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma kritis, yang menerapkan model Analisis Wacana Kritis (AWK) Teun A. Van Dijk untuk membedah struktur teks, konteks sosial, dan kognisi dalam pemberitaan. Data diperoleh melalui dokumentasi dan observasi teks berita dari Oktober 2023 hingga Maret 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua media menunjukkan kecenderungan menjaga citra SYL dengan menonjolkan narasi pembelaan, penyangkalan, serta penekanan pada proses hukum yang masih berjalan. Afiliasi politik terbukti memengaruhi cara realitas dikonstruksi dalam pemberitaan. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa relasi pemilik media dengan aktor politik memiliki implikasi langsung terhadap independensi dan objektivitas media. Temuan ini memperkuat pentingnya menjaga netralitas media dalam sistem demokrasi untuk menjamin hak publik terhadap informasi yang adil dan berimbang.