FENOMENA KOMUNIKASI INTERPERSONAL GURU PADA ANAK DOWN SYNDROME DI KOMUNITAS POTADS SURABAYA

Penulis

  • Izzah Dina Fauziah Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Novan Andrianto Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Widiyatmo Ekoputro Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Kata Kunci:

komunikasi interpersonal, interaksi simbolis, Down Syndrome, fenomenologi, pendidikan inklusif

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji cara berkomunikasi antara guru dan anak-anak dengan Down Syndrome di komunitas POTADS Surabaya. Dengan menerapkan pendekatan kualitatif yang menggunakan metode fenomenologi hasil pemikiran Alfred Schutz, dan memanfaatkan teori Interaksi Simbolik (George H. Mead) serta Pengurangan Ketidakpastian (Charles Berger), fokus penelitian ini adalah pada pengalaman pribadi guru dalam menjalin interaksi sosial yang berarti dengan anak-anak berkebutuhan khusus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, pengamatan, dan dokumentasi selama kegiatan rutin seperti latihan angklung, sesi mengaji, dan olahraga. Penelitian ini menyelidiki makna dari interaksi yang terjadi dalam tiga aktivitas utama. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa cara komunikasi yang diterapkan oleh guru bersifat empatik, simbolik, fleksibel, dan kolaboratif. Keempat cara ini menggambarkan usaha guru dalam menciptakan suasana pembelajaran yang inklusif dan mendukung, serta memperkuat hubungan sosial dan emosional bagi anak-anak dengan Down Syndrome. Komunikasi ini tidak hanya berfungsi untuk memberikan arahan, tetapi juga untuk memperkuat hubungan emosional, mengurangi rasa cemas anak, dan menciptakan suasana belajar yang ramah bagi semua. Penelitian ini menyimpulkan bahwa upaya membangun komunikasi interpersonal secara sadar dan terus-menerus dapat menjadi pendekatan yang efektif dalam pendidikan bagi anak-anak yang memiliki kebutuhan khusus. 

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-07-24