Strategi Komunikasi Pusdalops PB BPBD Provinsi Jawa Timur dalam Pengolahan Informasi Bencana
Kata Kunci:
Strategi Komunikasi, Pusdalops PB, BPBD Jawa Timur, Komunikasi BencanaAbstrak
Penelitian ini menganalisis strategi komunikasi yang diterapkan oleh Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur dalam mengelola informasi bencana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan dianalisis menggunakan teori Campaign Communication Theory dari Rogers dan Storey. Metode pengumpulan data meliputi wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini mengkaji bagaimana Pusdalops PB mengolah dan mendistribusikan informasi melalui berbagai media. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pusdalops PB memiliki strategi komunikasi yang sistematis dan terpadu yang diterapkan pada tiga fase bencana: pra bencana, tanggap darurat, pasca bencana. Pada fase pra bencana, fokusnya adalah edukasi melalui konten visual yang menarik dan simulasi. Pada fase tanggap darurat penekanan diberikan pada penyebaran informasi cepat dan akurat melalui media sosial dan situs web. Pada fase pasca bencana komunikasi berfokus pada pemulihan dan pembangunan Kembali. Meskipun strategi ini efektif dalam meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat, masih terdapat hambatan terkait adaptasi teknologi baru, Teknik penulisan yang adaptif dengan audiens, penanganan media dan pemahaman mendalam tentang kearifan lokal dalam komunikasi bencana.