Analisis Wacana Kritis Trend Fashion Pada #Skena di Media Sosial TikTok
Kata Kunci:
#Skena, TikTok, Analisis Wacana Kritis, KomodifikasiAbstrak
Dalam penelitian ini, membahas pergeseran makna tagar #Skena di TikTok dari representasi subkultur menjadi tren fashion populer yang mengalami komodifikasi budaya digital. Permasalahan utamanya yaitu bagaimana kekuasaan, ideologi, dan narasi populer bekerja dalam membentuk identitas melalui tagar #Skena. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik dan analisis dokumentasi konten Tiktok, dan menggunakan Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough serta teori Komodifikasi dari Mosco. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Skena, yang awalnya merupakan presentasi subkultur, kini telah direduksi menjadi simbol visual. Selanjutnya, menunjukkan adanya proses komodifikasi, dimana elemen budaya diubah menjadi konten yang layak jual, melalui peran kreator dan algoritma. Inilah sebabnya mengapa Skena telah menjadi gaya hidup populer yang performatif dan dikendalikan oleh logika digital kapitalisme, dimana estetika lebih diutamakan. Maka wacana kritis yang dihasilkan adalah kritik terhadap transformasi Skena menjadi objek komodifikasi digital, dimana kritik tersebut mempertanyakan bagaimana subkultur dengan nilai perlawanan kini kehilangan konteksnya dan berubah menjadi produk estetik yang dikonsumsi massal. Secara keseluruhan ketiga aspek tersebut mengalami komodifikasi isi, dan simbol subkultur kini menjadi konten, caption, dan hashtag yang tidak lagi merepresentasikan identitas komunitas, melainkan sekadar mendapatkan likes, followers, dan kapital sosial menjadi produk siap konsumsi yang bisa direplikasi, diduplikasi, dan dijual dalam ekosistem digital.