Analisis Framing Pemberitaan Kompas.com Tentang Dugaan Gratifikasi Kaesang Pangarep

Penulis

  • Angga Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Jupriono Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Moh Dey Prayogo Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Kata Kunci:

Gratifikasi, Framing, Media, Kompas.com, Kaesang Pangarep

Abstrak

Isu dugaan gratifikasi yang melibatkan Kaesang Pangarep menjadi sorotan media massa nasional, termasuk Kompas.com sebagai salah satu portal berita terkemuka di Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis framing atau pembingkaian berita yang dilakukan Kompas.com dalam menyajikan informasi terkait kasus tersebut. Metode yang digunakan adalah analisis framing model Robert N. Entman dengan mengkaji empat elemen : Define Problems, Diagnose Causes, Make Moral Judgements, dan Treatment Recommendation. Objek peneltiain adalah artikel-artikel Kompas.com yang membahas dugaan gratifikasi Kaesang Pangarep selama periode pemberitaan 2 September hingga 18 September 2024. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan observasi terhadap teks berita, sedangkan analisis data dilakukan secara kualitatif konstruktivistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kompas.com menggunakan frame netral-objektif dengan menekankan aspek prosedural hukum dan transparansi. Pemberitaan cenderung menghindari sensasionalisme dan menyajikan fakta berdasarkan sumber resmi. Frame yang dominan adalah frame akuntabilitas publik, di mana Kompas.com memposisikan kasus ini sebagai bagian dari pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan yang bersih. Media ini juga konsisten menerapkan prinsip jurnalisme berimbang dengan memberikan ruang bagi berbagai perspektif. Penelitian memberikan konstribusi pada studi komunikasi politik dan praktik jurnalis di era digital.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-07-24