Analisis Framing Pemberitaan Efisiensi Anggaran Pendidikan 2025 Melalui Pemberitaan Media Kompas.com dan Detik.com

Penulis

  • Awalul Uzwatun Khasanah Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Muchamad Rizqi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Fransisca Benedicta Avira Citra Paramita Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Kata Kunci:

framing, berita, media baru, framing model Robert N. Enmant, Kebijakan, `

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembingkaian (framing) pemberitaan mengenai pemangkasan  anggaran pendidikan tahun 2025 oleh dua media online nasional, Kompas.com dan Detik.com. Pemangkasan  anggaran tersebut tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 dan berdampak pada sektor  pendidikan, termasuk pemotongan dana KIP Kuliah, BOPTN, dan program strategis lainnya. Penelitian ini  menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis framing model Robert N. Entman. Hasil  penelitian menunjukkan bahwa kedua media memiliki pendekatan pembingkaian yang berbeda dalam  mendefinisikan masalah, mendiagnosis penyebab, menilai secara moral, serta menawarkan solusi terhadap isu  yang diangkat. Kompas.com Kompas.com tampil sebagai media yang mengkritisi kebijakan secara tajam dan  pembelaan terhadap keadilan struktural, dengan menekankan dampak struktural dan ketimpangan kebijakan  efisiensi yang dinilai merugikan sektor pendidikan, terutama kelompok rentan seperti mahasiswa penerima  beasiswa, dosen non-PNS, dan wilayah 3T. sementara Detik.com tampil sebagai media yang lebih fokus pada  penyampaian informasi resmi dan menjaga citra kebijakan pemerintah, seperti penjelasan teknis dan alasan di  balik kebijakan efisiensi anggaran. 

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-07-24