Pemanfaatan Second Account Instagram oleh Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya untuk Menghindari Stigma Validasi Sosial (Studi Fenomenologi pada Tiga Mahasiswa)
Kata Kunci:
Second account, Validasi sosial, Identitas diri, Instagram, MahasiswaAbstrak
Media sosial telah menjadi ruang ekspresi diri di era digital, terutama bagi mahasiswa yang berada dalam fase pencarian identitas. Instagram sebagai platform populer kerap memunculkan tekanan validasi sosial yang membuat pengguna merasa perlu menampilkan citra diri ideal. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya memanfaatkan second account sebagai respons atas tekanan tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode fenomenologi Alfred Schutz. Informan berjumlah 3 orang mahasiswa angkatan 2021, terdiri dari 2 informan utama dan 1 triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa second account digunakan sebagai ruang aman untuk mengekspresikan diri tanpa takut akan penilaian publik. Mahasiswa secara sadar melakukan seleksi audiens, membagikan konten yang bersifat personal, spontan, dan emosional. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan second account adalah bentuk strategi komunikasi digital dalam mengelola identitas diri dan menghindari stigma validasi sosial.