Representasi Kecantikan Dalam Film “The Most Beautiful Girl In The World” (Analisis Semiotika Roland Barthes)

Penulis

  • Muhammad Ardian Andadinata Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Jupriono Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Dinda Lisna Amilia Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Kata Kunci:

Representasi, Kecantikan, Film, Analisis Semiotika

Abstrak

Film merupakan media komunikasi massa yang berperan penting dalam membentuk cara pandang masyarakat, termasuk dalam hal standar kecantikan. Penelitian ini bertujuan mengungkap bagaimana konsep kecantikan direpresentasikan dalam film “The Most Beautiful Girl in the World” melalui metode analisis semiotika Roland Barthes, dengan fokus pada 8 scene dari total 85 scene yang dianggap paling relevan. Pendekatan penelitian ini bersifat kualitatif dengan paradigma konstruktivisme, menggunakan analisis teks. Data diperoleh melalui observasi mendalam, dokumentasi scene, dan studi literatur mengenai standar kecantikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini merepresentasikan kecantikan sebagai konstruksi sosial yang dipengaruhi ideologi patriarki, menuntut perempuan memenuhi kriteria tertentu seperti kulit putih, tubuh ideal, dan riasan menarik untuk memperoleh pengakuan sosial maupun cinta. Representasi ini tampak melalui simbol visual berupa busana, tata rias, dan dialog para tokoh yang menegaskan dominasi laki-laki dalam menetapkan standar kecantikan. Analisis denotasi menampilkan gambaran literal kecantikan, konotasi mengungkap nilai budaya yang menguatkan stereotip, sementara mitos menormalisasi keyakinan bahwa kecantikan menjadi syarat utama penerimaan sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa film tidak hanya mencerminkan, tetapi juga memperkuat konstruksi kecantikan yang bias, sehingga penting untuk meningkatkan kesadaran kritis terhadap peran media dalam membentuk standar kecantikan yang lebih inklusif.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-07-24