Interpersonal Communication, Servant Leadership dan Congregation Loyalty: Peran Mediasi Psychological Well-Being

Penulis

  • Grace Aprillia Christi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Novan Andrianto Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Widiyatmo Ekoputro Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Kata Kunci:

interpersonal communication, servant leadership, psychological well-being, congregation loyalty

Abstrak

Penelitian ini menganalisis pengaruh interpersonal communication dan servant leadership terhadap congregation loyalty dengan psychological well-being sebagai variabel mediasi pada jemaat GSJPdI Immanuel Kediri. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif eksplanatori. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu menggunakan purposive sampling, dengan 98 orang responden yang merupakan jemaat aktif GSJPdI Immanuel Kediri. Data diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada jemaat dengan items yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data penelitian ini menggunakan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan software SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh hipotesis diterima. Interpersonal communication dan servant leadership berpengaruh positif dan signifikan terhadap congregation loyalty, serta keduanya secara langsung maupun melalui mediasi psychological well-being berpengaruh signifikan terhadap congregation loyalty. Temuan ini mengindikasikan bahwa komunikasi interpersonal yang efektif dan gaya kepemimpinan yang melayani mampu meningkatkan kesejahteraan psikologis jemaat, dimana pada akhirnya meningkatkan loyalitas jemaat terhadap gereja

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-07-24