Framing Pemberitaan Nikah Muda Di Indonesia Pada Kompas Dan Nu Online
Kata Kunci:
Framing, Nikah Muda, Media Online, BeritaAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana framing isu pernikahan muda dikonstruksikan dalam pemberitaan media daring Kompas dan NU Online. Isu nikah muda sering kali menjadi sorotan publik dan viral di Indonesia karena berkaitan dengan berbagai persoalan, seperti dampak ekonomi, sisi positif dan negatif, serta alasan di balik terjadinya pernikahan di usia muda. Dalam hal ini, media massa memiliki peran signifikan dalam membingkai isu melalui pilihan diksi, sudut pandang, dan unsur naratif yang disisipkan dalam pemberitaan Dengan menggunakan model analisis framing dari Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki, penelitian ini menelusuri struktur sintaksis, skrip, tematik, dan retoris dari berita-berita yang dimuat oleh kedua media. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui teknik dokumentasi dan observasi sebagai metode pengumpulan data. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kompas cenderung mengangkat sudut pandang dari kalangan psikolog, sedangkan NU Online lebih menekankan pandangan para tokoh agama. Keduanya turut andil dalam membentuk persepsi publik mengenai risiko serta potensi manfaat dari pernikahan di usia muda. Diharapkan, temuan ini dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan studi jurnalistik, menjadi rujukan bagi para jurnalis, serta membantu masyarakat agar lebih kritis dalam memahami pemberitaan seputar pernikahan muda.