Perempuan Perokok dan Stigma Sosial: Analisis Resepsi pada Media Sosial Instagram @Komunitaskretek
Kata Kunci:
Perempuan Perokok, Stigma Sosial, Analisis Resepsi, Media Sosial, KomunitasAbstrak
Penelitian ini menganalisis resepsi stigma sosial perempuan perokok pada postingan Instagram @KomunitasKretek di Surabaya. Stigma terhadap perempuan perokok masih mengakar kuat, bertentangan dengan citra feminin, dan berakar pada stereotip gender patriarkal, menyebabkan diskriminasi dan tekanan sosial. Meskipun prevalensi perempuan perokok rendah, ada kecenderungan peningkatan sebagai bentuk ekspresi diri. Studi ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, berfokus pada analisis resepsi menggunakan teori encoding-decoding Stuart Hall. Enam informan, pengikut aktif @KomunitasKretek di Surabaya, dipilih untuk menggali pandangan mereka. Hasil menunjukkan bahwa @KomunitasKretek berperan sebagai media tandingan yang menantang stigma. Resepsi informan bervariasi, dari penerimaan penuh (dominant-hegemonic code), negosiasi (negotiated code), hingga penolakan (oppositional code), yang merefleksikan kompleksitas penerimaan pesan dalam masyarakat yang masih dipengaruhi nilai patriarkal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media sosial efektif sebagai alat resistensi dan komunikasi publik untuk perubahan sosial.