ANALISIS FRAMING BERITA SUSU IKAN SEBAGAI PENGGANTI SUSU SAPI PADA KEBIJAKAN PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS DALAM MEDIA DETIK.COM DAN TEMPO.CO

Penulis

  • Muhammad Nur Djadid.A Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Jupriono Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Moh.Dey Prayogo Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Kata Kunci:

Framing, Media Online, Berita, Tempo.co, Detik.com

Abstrak

Media merupakan sebuah kata yang berasal dari bahasa Latin sekaligus memiliki bentuk jamak atau sering disebut dengan medium. Sementara itu, kata media secara harfiah memiliki arti perantara. Dalam hal ini, perantara yang dimaksud adalah adanya perantara antara sumber informasi atau pesan (a source) dan adanya penerima pesan atau informasi (a receiver). Pada akhir tahun 2024 tepatnya september terdapat suatu kontroversi tentang susu ikan sebagai pengganti susu sapi dalam program makan bergizi gratis Prabowo Gibran. Setiap media akan memiliki cara pembingkaian yang berbeda sesuai kode etik yang sesuai dengan kode etik perusahaan masing masing media. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana framing yang dilakukan oleh media Detik.com dan Tempo.co dalam memberitakan susu ikan sebagai penggantu susu sapi dalam program makan bergizi gratis prabowo gibran. Penelitian ini menggunakan teori agenda setting dengan pendekatan kualitatif konstrutivistik. Analisi yang digunakan adalah bentuk dari framing Robert N. Entman dengan berfokus pada empat elemen utama yaitu : Define Problems, Diagnose cause, Make moral judgement, dan Treatment recommendation. Peneliti mengguanakan 8 berita dari tanggal 11-13 september 2024. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan framing media dimana Detik.com melakukan framing secara negatif dan cenderung kontra terhadap kebijakan sedangkan Tempo.co melakukan framing secara positif dan cenderung pro terhadap kebijakan tersebut

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-07-24