Bentuk Komunikasi Interpersonal Pengepul Padi Dalam Mempertahankan Loyalitas Dengan Petani di Desa Maduran Kabupaten Lamongan
Kata Kunci:
Komunikasi Interpersonal, Desa Maduran, Loyalitas PetaniAbstrak
Sektor pertanian padi adalah salah-satu aspek utama bagi kebutuhan ekonomi pedesaan, seperti di Desa Maduran, Kabupaten Lamongan yang sebagaian besar mengantungkan hidupnya dengan berprofesi sebagai petani padi, hal itu dikarenakan Desa Maduran dikelilingi lahan persawahan, dalam proses ini peran pengepul padi menjadi sangat penting sebagai penghubung antara petani dan pasar untuk distribusi hasil panen. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk komunikasi interpersonal pengepul padi dalam mempertahankan loyalitas dengan petani. Menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data penelitian ini dikumpulkan melalui wawancara kepada pengepul dan asistenya, serta dua petani sebagai triangulasi sumber data. Teori yang digunakan adalah teori FIRO (Fundamental Interpersonal Relations Orientation) William Schutz dengan mengkaji aspek inklusi, kontrol, dan afeksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengepul telah menerapkan bentuk komunikasi interpersonal verbal melalui obrolan santai di gubuk dan komunikasi nonverbal seperti bantuan kebutuhan kelompok tani maupun pemberian parcel di hari-hari tertentu, sehinga loyalitas petani tetap terjaga melalui rasa saling percaya dan kebersamaan yang terjalin dalam hubungan kemitraan.