Strategi Komunikasi Wepose Sebagai Komunitas Peduli Anak Melalui Media Sosial Instagram
Kata Kunci:
Strategi Komunikasi, Media Sosial, Komunitas Peduli Anak, WeposeAbstrak
Anak merupakan aset masa depan bangsa yang memerlukan perhatian dan perlindungan khusus, terutama anak dari kelompok marginal yang seringkali tidak mendapatkan hak dasarnya, termasuk hak atas pendidikan. Menyadari hal tersebut, Wepose hadir sebagai komunitas peduli anak yang memberikan pendampingan dan edukasi kepada anak-anak kelompok marginal melalui kegiatan yang dibagikan di Instagram. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi komunikasi Wepose sebagai komunitas peduli anak melalui akun Instagram @wepose.surabaya untuk menarik partisipasi dan dukungan publik terhadap gerakan sosial mereka. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan model komunikasi Two-Way Symmetrical, yang memungkinkan interaksi dua arah antara Wepose dan khalayak. Strategi komunikasi yang dianalisis mencakup pengenalan khalayak, penyusunan pesan, metode penyampaian, sifat konten (informatif, edukatif, dan persuasif), pemilihan media, dan hambatan yang dihadapi. Data diperoleh melalui wawancara dengan tim Wepose dan analisis konten Instagram mereka. Hasilnya menunjukkan bahwa strategi Wepose efektif dalam menyampaikan pesan melalui konten informatif, edukatif, dan persuasif. Wepose juga berkolaborasi dengan influencer dan komunitas lain untuk menjangkau audiens lebih luas. Kendala seperti keterbatasan sumber daya dan ide kreatif berhasil diatasi dengan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan