Analisis Framing Terkait Isu Overclaim Pada Press Release Brand Skincare Elsheskin Di Instagram
Kata Kunci:
Framing, Skincare, Isu OverclaimAbstrak
Penelitian ini merupakan jenis penelitian framing yang bertujuan untuk mengetahu bagaimana brand skincare Elsheskin menggunakan framing dalam unggahan press release terkait isu overclaim di instagram. Penelitian ini dianalisis menggunakan analisis framing Robert Entman yang melihat framing melalui dua dimensi yakni seleksi isu dan penonjolan aspek serta empat elemen framing yakni define problems, diagnose causes, make moral judgement, dan treatment recommendations. Metode penelitian yang digunakan menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik mengumpulan data observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand skincare Elsheskin membingkai isu overclaim yang menyeret brand sebagai tidak maksimalnya proses produksi, dengan penyebab yang diarahkan pada perlunya peningkatan kualitas dan evaluasi internal. Selain itu Elsheskin juga menonjolkan solusi dan komitmen terhadap kepercayaan konsumen, sambil menghindari narasi pengakuan kesalahan. Strategi ini menunjukkan praktik agenda setting yang dilakukan brand dalam membingkai isu untuk mengatur fokus publik terhadap nilai yang mereka anggap penting. Temuan ini membuktikan bahwa agenda setting dalam framing tidak hanya diterapkan oleh media, tetapi juga dapat digunakan oleh brand dalam mengelola persepsi publik melalui platform digital saat menghadapi krisis. Hal ini menunjukkan bagaimana kekuatan bahasa dalam framing mampu membentuk persepsi, mempertahankan legitimasi, dan mengembalikan posisi brand di tengah guncangan kepercayaan konsumen.