Analisis Hambatan Komunikasi Anak Tunarungu dalam Pembelajaran di SLB Paedagogia Surabaya

Penulis

  • Refan Likmana Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Kun Muhammad Adi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Kata Kunci:

Hambatan Komunikasi, Disabilitas, SLB Paedagogia

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan komunikasi yang dialami oleh anak tunarungu dalam proses pembelajaran di Sekolah Luar Biasa (SLB) Paedagogia Surabaya.. Komunikasi merupakan aspek utama dalam pendidikan, terutama bagi anak berkebutuhan khusus yang memiliki keterbatasan dalam berbahasa dan berinteraksi sosial. Anak tunarungu, yang mengalami gangguan pendengaran total atau sebagian, akan selalu berhadapan dengan kesulitan dalam memahami instruksi guru, mengekspresikan ide, serta berinteraksi dengan teman sebayanya di lingkungan belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawncara mendalam dengan guru kelas, serta dokumentasi aktivitas pembelajaran. Hasil penelitian menunjukan bahwa hambatan komunikasi utama yang dihadapi meliputi keterbatasan dalam penggunaan bahasa isyarat yang belu, seragam antara guru dan siswa, rendahnya kemampuan literasi bahasa tulis anak, serta minimnya dukungan teknologi bantu komunikasi. Meskipun demikian terdapat upaya-upaya dari pihak sekolah dalam mengembangkan metode pembelajaran visual dan pelatihan bahasa isyarat bagi pendidik. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kompetensi guru dalam komunikasi berbasis isyarat, integritas teknologi pendukung komunikasi, serta pengembangan kurikulum terhadap kebutuhan anak tunarungu

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-07-24