Analisis Wacana Kritis Perempuan Dalam Kontroversi KBGO Melalui Media Sosial instagram @emak_moba
Kata Kunci:
KBGO, Representasi, EVOS Depezett, Media SosialAbstrak
Kemajuan media sosial mempermudah interaksi digital, namun juga memunculkan bentuk kekerasan baru seperti Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO). Salah satu kasus yang ramai diperbincangkan adalah dugaan pelecehan oleh pemain profesional EVOS Depezett, yang dibahas secara masif di akun komunitas Instagram @emak_moba. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana perempuan direpresentasikan dalam wacana digital melalui caption dan komentar warganet. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan Analisis Wacana Kritis (AWK) model Norman Fairclough, mencakup tiga dimensi: teks, praktik diskursif, dan praktik sosial. Data diperoleh dari dokumentasi unggahan dan komentar pada postingan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi perempuan cenderung negatif, seperti dianggap pencari perhatian, playing victim, atau perusak karier laki-laki. Gaya penyajian caption yang kasual dan netral memperkuat opini publik yang menyudutkan korban. Kesimpulannya, media sosial menjadi arena reproduksi wacana patriarkal yang memperlemah posisi perempuan dalam kasus KBGO.