Analisis Studi Kelayakan Pengembangan Layanan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Wilayah Timur Kabupaten Bandung
Kata Kunci:
Air Bersih, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), Studi KelayakanAbstrak
Pengembangan layanan air bersih yang merata dan berkelanjutan merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas hidup dan mendukung pembangunan daerah. Kabupaten Bandung, khususnya wilayah timur, menghadapi tantangan signifikan dalam penyediaan air bersih karena keterbatasan sumber daya dan infrastruktur yang tidak memadai. Studi ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di daerah tersebut dengan mempertimbangkan aspek teknis, finansial, sosial, dan lingkungan. Data primer diperoleh melalui survei lapangan, wawancara, dan observasi langsung, sedangkan data sekunder dikumpulkan dari dokumen resmi dan kebijakan pemerintah terkait SPAM. Analisis kelayakan dilakukan menggunakan metode kuantitatif, dengan indikator utama termasuk Nilai Sekarang Bersih (NPV), Tingkat Pengembalian Internal (IRR), Titik Impas (BEP), dan Periode Pengembalian (PP). Hasil menunjukkan bahwa proyek ini layak secara finansial, dengan NPV investor sebesar Rp 74.688 juta (>0) dan IRR sebesar 13,34%, yang melebihi Biaya Modal Rata-rata Tertimbang (WACC) sebesar 10,58%. Titik impas investor tercapai pada tahun ke-20, masih dalam jangka waktu kontrak 25 tahun. Oleh karena itu, pengembangan SPAM di wilayah timur Kabupaten Bandung dianggap layak dan berpotensi untuk secara signifikan meningkatkan akses yang adil terhadap air bersih.
