Evaluasi Kelayakan Finansial Sistem Penyediaan Air Bersih Pedesaan di Desa Watudiran, Kabupaten Sikka
Kata Kunci:
Studi Kelayakan Investasi, Proyek Air Bersih, Infrastruktur PedesaanAbstrak
Desa Watudiran di Kabupaten Sikka merupakan daerah semi-kering yang menghadapi keterbatasan akses air bersih akibat infrastruktur penyediaan air yang tidak memadai. Untuk mengatasi masalah ini, telah direncanakan proyek jaringan air bersih dengan nilai investasi sebesar Rp 1.287.269.000. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan finansial proyek tersebut menggunakan pendekatan studi kasus dan analisis kuantitatif. Data diperoleh dari dokumen perencanaan dan observasi lapangan, termasuk data populasi, komponen biaya investasi, dan proyeksi pendapatan berdasarkan tarif air. Indikator kelayakan yang digunakan meliputi Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Benefit Cost Ratio (BCR), Payback Period (PP), dan Break-Even Point (BEP). Hasil penelitian menunjukkan NPV positif sebesar Rp 80.253.656, IRR sebesar 10,79%, BCR sebesar 1,05, dan periode pengembalian modal selama 9 tahun dan 1,6 bulan. Indikator-indikator ini menunjukkan bahwa proyek penyediaan air bersih di Watudiran layak secara finansial dan dapat diimplementasikan secara berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
