Evaluasi Kinerja Operasional Pada Angkutan Umum Bus Trans Jatim Trayek Gresik–Lamongan
Kata Kunci:
Kinerja Operasional, Transportasi Publik, Bis Trans JatimAbstrak
Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah mengembangkan sistem transportasi umum melalui implementasi layanan Bus Trans Jatim, yang dirancang untuk mengurangi kemacetan lalu lintas dan mengurangi kecelakaan lalu lintas. Pada tanggal 20 Agustus 2022, layanan Bus Trans Jatim resmi beroperasi, dan mulai tanggal 9 Agustus 2024, rute baru Gresik-Lamongan diperkenalkan. Kehadiran layanan ini telah mendapat respons positif dari masyarakat, sebagaimana ditunjukkan oleh tingginya tingkat penumpang, yang terlihat dari tingginya antusiasme dalam penggunaannya. Namun, potensi masalah seperti volume penumpang yang tinggi, waktu tunggu yang lama, dan kapasitas bus yang terbatas tidak dapat dihindari. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja operasional Koridor IV Bus Trans Jatim pada rute Gresik-Lamongan menggunakan indikator kinerja berdasarkan standar transportasi nasional. Evaluasi dilakukan dengan menganalisis indikator kinerja utama, seperti faktor muatan, waktu tempuh, waktu tunggu, kecepatan perjalanan, jarak antar bus, dan frekuensi layanan. Hasil evaluasi akan dibandingkan dengan standar yang ditetapkan dalam SK.687/AJ.206/DRJD/2002. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa indikator tidak memenuhi standar, termasuk faktor muatan (63%), waktu tunggu rata-rata (24 menit), jarak antar kendaraan (20 menit), dan frekuensi layanan (3 kendaraan/jam). Sementara itu, indikator yang memenuhi standar adalah waktu tempuh (1 jam 49 menit) dan kecepatan perjalanan (28,4 km/jam). Temuan ini menunjukkan perlunya peningkatan layanan untuk memenuhi standar operasional yang telah ditetapkan dan untuk meningkatkan kepuasan pengguna.
