Analisis Faktor-Faktor Pengaruh Implementasi Konstruksi Hijau terhadap Faktor Lingkungan, Sosial, dan Ekonomi pada Proyek Konstruksi di Surabaya

Penulis

  • Seconddina Wahyu Riyan Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Michella Beatrix Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Kata Kunci:

Konstruksi Hijau, Faktor Dampak, Metode Kuadrat Terkecil Parsial (PLS), Sosial, Lingkungan, Ekonomi

Abstrak

Konstruksi Hijau adalah gerakan berkelanjutan yang bertujuan menciptakan proses konstruksi yang ramah lingkungan, hemat energi dan sumber daya, serta hemat biaya—mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan dan penggunaan produk konstruksi. Konstruksi Hijau mengacu pada konsep penerapan praktik bangunan ramah lingkungan di mana proyek konstruksi direncanakan dan dikelola sesuai dengan dokumen kontrak untuk meminimalkan dampak pada proses konstruksi dan lingkungan. Namun, dalam praktiknya, beberapa proyek konstruksi masih gagal diimplementasikan dengan sukses meskipun telah mengadopsi konsep konstruksi hijau. Salah satu kendala utama penerapannya adalah kurangnya pemahaman tentang Konstruksi Hijau itu sendiri. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesadaran kontraktor tentang tantangan dan dampak Konstruksi Hijau terhadap faktor lingkungan, ekonomi, dan sosial di kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares (PLS) untuk menentukan dampak implementasi Konstruksi Hijau terhadap ketiga faktor tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Konstruksi Hijau memiliki pengaruh terhadap faktor lingkungan sebesar 38,6%, faktor sosial sebesar 23%, dan faktor ekonomi sebesar 18,9%.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-03-05

Terbitan

Bagian

Articles