Evaluasi Penjadwalan Proyek Menggunakan Metode CPM (Critical Path Method) dan PERT (Program Evaluation and Review Technique) pada Rekonstruksi Jalan Buareno – Kadungrejo, Bojonegoro

Penulis

  • Slamet Widodo Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Hanie Teki Tjendani Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Erni Puspanantasari Putri Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Kata Kunci:

CPM (Critical Path Method), Penjadwalan Proyek Konstruksi, Software POM-QM

Abstrak

Penjadwalan proyek konstruksi merupakan bagian penting dari manajemen proyek yang membutuhkan perencanaan yang cermat untuk menyelesaikan proyek tepat waktu dan sesuai anggaran yang telah ditentukan. Proyek Rekonstruksi Jalan Baureno - Kadungrejo di Kabupaten Bojonegoro menghadapi berbagai tantangan dalam manajemen waktu dan sumber daya, yang menyebabkan keterlambatan dalam pelaksanaan proyek. Masalah-masalah ini terutama disebabkan oleh ketidakpastian eksternal seperti kondisi cuaca yang tidak dapat diprediksi dan keterbatasan sumber daya yang tersedia. Untuk mengatasi masalah manajemen penjadwalan ini, salah satu metode yang efektif adalah Metode Jalur Kritis (Critical Path Method/CPM). Pendekatan CPM menggunakan metode deterministik, artinya data dan asumsi yang digunakan dapat diandalkan dan pasti. Data yang dikumpulkan untuk penelitian ini meliputi laporan proyek, observasi lapangan langsung, dan perhitungan yang dilakukan menggunakan perangkat lunak POM-QM. Dengan menerapkan metode CPM, dimungkinkan untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang urutan aktivitas, durasi aktivitas individu, dan jalur kritis yang paling signifikan mempengaruhi waktu penyelesaian proyek secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan durasi konstruksi optimal untuk Proyek Rekonstruksi Jalan Baureno - Kadungrejo di Kabupaten Bojonegoro. Berdasarkan analisis dan simulasi yang dilakukan, durasi optimal untuk menyelesaikan proyek adalah 25 hari. Jadwal proyek, yang dikembangkan melalui perencanaan jaringan, juga mengidentifikasi beberapa aktivitas pada jalur kritis, khususnya aktivitas yang diberi kode A, C, D, E, dan F. Aktivitas-aktivitas ini merupakan faktor utama yang memengaruhi waktu penyelesaian proyek dan perlu dikelola secara efektif untuk memastikan proyek selesai tepat waktu.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-03-05

Terbitan

Bagian

Articles