TRANSFORMASI APARATUR SIPIL: MEMBANGUN KETANGGUHAN KINERJA DAN KESEHATAN MENTAL

Authors

  • Nandaru Kelono Bawono Universitas 17 Agustus 1945 Semarang
  • Emiliana Sri Pudjiarti Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Keywords:

Transformasi Digital, Aparatur Sipil Negara, Agile HR, Reformasi Birokrasi, Kesehatan Mental Pegawai

Abstract

Tujuan studi ini menghasilkan rekomendasi strategis yang dapat mentransformasi aparatur sipil menjadi organisasi pemerintahan yang responsif, efisien, dan bermartabat. Transformasi aparatur sipil negara di Indonesia membutuhkan pendekatan komprehensif meliputi empat dimensi utama: transformasi digital, kesehatan mental, implementasi Agile HR, dan framework pengalaman kerja. Penelitian mengeksplorasi tantangan dan peluang reformasi birokrasi melalui analisis multidimensional. Tekanan struktural, tuntutan perubahan berkelanjutan, dan ketidakpastian lingkungan kerja berkontribusi signifikan terhadap menurunnya ketangguhan psikologis, maka penguatan kesehatan mental, pendekatan Agile HR dan framework pengalaman kerja terbukti efektif meningkatkan keterlibatan dan produktivitas pegawai. Sehingga perlunya pembaruan regulasi, pengembangan infrastruktur digital, peningkatan kompetensi pegawai. Implikasi praktis penelitian perlu mengidentifikasi kebutuhan perbaikan sistem manajemen kepegawaian, investasi teknologi, dan program pengembangan kapasitas individual, juga menekankan pentingnya pendekatan holistik yang memperhatikan aspek teknologi, psikologis, dan struktural untuk menciptakan birokrasi adaptif, inovatif, dan responsif terhadap dinamika perubahan sosial.

Downloads

Published

2024-11-30

How to Cite

Nandaru Kelono Bawono, & Emiliana Sri Pudjiarti. (2024). TRANSFORMASI APARATUR SIPIL: MEMBANGUN KETANGGUHAN KINERJA DAN KESEHATAN MENTAL. SEMINAR NASIONAL KONSORSIUM UNTAG SE INDONESIA, 236-245. Retrieved from https://conference.untag-sby.ac.id/index.php/snkui/article/view/5345