SOCIAL MEDIA MARKETING BAGI KELOMPOK SENI
Abstract
Potensi keunikan jaranan kreasi trail yang ada di Desa Minggirsari kurang tereskpos di luar desanya
dikarenakan pemasaran yang masih menggunakan cara tradisional, yaitu banner. Tulisan ini bertujuan
untuk mengetahui bagaimana peningkatan potensi seni Putro Rukun Budoyo dan Wahyu Makunta Sari
agar menjadi lebih profesional. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah
pembinaan para kelompok seni melalui pembuatan akun media sosial Instagram, serta pembuatan
konten foto dan video, sehingga dapat menjalankan social media marketing. Dengan adanya akun
media sosial, para kelompok seni di Desa Minggirsari diharapkan dapat dikenal oleh masyarakat lebih
luas dan melakukan konten kolaborasi dengan dinas terkait sebagai media promosi.




