PEMBELAJARAN TATAP MUKA SAAT NEW NORMAL DENGAN MENGGUNAKAN BLENDED LEARNING DI MI NURUL HUDA BANGKINGAN RT 05 RW 01 KECAMATAN LAKARSANTRI KOTA SURABAYA
Abstract
Pendemi COVID-19 mempengaruhi berbagai bidang kehidupan termasuk pendidikan. Pelaksanaan
pembelajaran tatap muka terbatas diseluruh satuan pendidikan dibuka sejak Juli 2021 melalui keputusan
Menteri Pendidikan , Menteri Kesehatan,Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri terkait panduan
penyelenggaraan Tatap Muka dimasa Pasca Pandemi Covid-19. Melalui pemanfaatan dan kreativitas
inovasi teknologi dan komunikasi (TIK), sebagai tenaga pendidik dapat menggunakan berbagai cara
pembelajaran yang bervariasi. Blended learning adalah strategi yang mengkombinasikan sistem belajar
didalam kelas atau tatap muka, ditambah lagi dengan fenomena pandemi covid-19 yang semakin
merajalela di Indonesia maupun mancanegara. Sedangkan sekarang adanya era “new normal” segala
sistem pembelajaran dituntut untuk menyesuaikannya, sehingga dengan adanya sistem pembelajaran
berbasis blended learning dapat menjadi suatu inovasi yang bermanfaat bagi pembelajaran di era “new
normal”. Hal ini diketahui oleh mahasiswa pengabdian masyarakat UNTAG dan dimanfaatkan sebagai
bahan acuan untuk mengajar di MI Nurul Huda Bangkingan RT-05 RW-01 Kecamatan Lakarsantri,
Kota Surabaya untuk mengoptimalkan pembelajaran berbasis Blended learning di sekolah. Blended
learning diharapkan dapat melengkapi dan menyempurnakan metode pembelajaran yang telah ada saat
ini.




