MEMOTRET KE-INDONESIAAN DALAM BINGKAI NASIONALISME & KONSEP ‘NEGARA-BANGSA’ VERSUS FAHAM ‘NEGARA KOSMOPOLIT’
Keywords:
Nasionalisme, Negara-bangsa, KosmopolitianismeAbstract
Keberadaan Indonesia sebagai negara-bangsa di era kosmopolitanisme menghadapi tantangan dalam menjaga identitas nasional di tengah arus globalisasi yang membawa nilainilai universal, seperti keterbukaan dan keberagaman lintas budaya. Tekanan untuk mengikuti norma global di berbagai sektor, seperti ekonomi dan hukum, sering berbenturan dengan pelestarian tradisi lokal, namun kosmopolitanisme juga membuka peluang bagi Indonesia untuk mempromosikan nilai-nilai seperti gotong royong, toleransi, dan pluralisme di tingkat global. Agar tetap kokoh, Indonesia perlu memperkuat Pancasila sebagai ideologi pemersatu untuk menghadapi fragmentasi sosial dan politik identitas, sambil mengelola keberagaman internal secara inklusif. Dengan strategi adaptif dan diplomasi budaya yang menonjolkan keunikan lokal, Indonesia dapat menjadi contoh bagaimana negara-bangsa tetap relevan dan berkembang tanpa kehilangan jati dirinya di tengah dunia yang semakin kosmopolit