Blended Learning 4.0: Memadukan Keunggulan Pembelajaran Digital dan Konvensional dalam Mempersiapkan Talent Global
Keywords:
Blended Learning 4.0, Talent Global, Digital Transformation, Educational Technology, Higher Education InnovationAbstract
Transformasi digital dalam pendidikan tinggi yang dipercepat oleh pandemi COVID-19 telah menghadirkan urgensi implementasi Blended Learning 4.0 sebagai strategi kunci dalam mempersiapkan talent global. Penelitian ini bertujuan mengembangkan framework implementasi Blended Learning 4.0 yang adaptif terhadap kebutuhan pengembangan talent global, mengidentifikasi strategi mitigasi hambatan implementasi, dan merumuskan mekanisme evaluasi efektivitasnya. Menggunakan pendekatan mixed method sequential explanatory, penelitian melibatkan 450 responden (150 dosen, 250 mahasiswa, 50 administrator) dari 15 perguruan tinggi di Indonesia, serta wawancara mendalam dengan 30 informan kunci dan 5 Focus Group Discussion. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam student engagement (47%), learning outcomes (38%), dan kompetensi digital (56%). Framework implementasi yang dikembangkan terdiri dari lima layer: Technology Integration, Pedagogical Innovation, Capacity Building, Quality Assurance, dan Sustainability. Analisis mengidentifikasi tiga kategori hambatan utama: teknis (infrastruktur), pedagogis (resistensi perubahan), dan organisasional (keterbatasan anggaran). Resource optimization menunjukkan hasil positif dengan ROI educational technology mencapai 225%. Studi ini memberikan kontribusi unik dalam pengembangan model pembelajaran yang mengintegrasikan aspek teknologi, pedagogi, dan sustainability secara komprehensif, dengan mempertimbangkan konteks khusus negara berkembang. Framework yang dihasilkan menjadi acuan bagi institusi pendidikan dalam mengimplementasikan Blended Learning 4.0 secara efektif dan berkelanjutan.